Awal Yang Indah

Diposting oleh Benny Imantria on Sabtu, 20 September 2014

Hari ini Selasa malam, jam 7 malam lebih 5 menit. Sambil mendengarkan musik mengejar surga nyanyian 3 semprul aku menulis unek-unek ini. Kok unek-unek sih? Iya, karena isinya yang sebagian besar masalah. Apa aku sedang mengeluh? Bukan, hanya berusaha rileks melepaskan penat lewat tulisan. Namanya juga manusia. Haha..

Apa sih masalahnya? Tarakan biaya hidupnya mahal. Sangat mahal. Apa iya sih beli aqua sampai 38 ribu? Di Jawa sana cuman 14 ribu loh. Bensin eceran 10 ribu. Makan pertama sama bapak habis 80 ribu untuk dua porsi. Padahal yah menunya tidak ada yang istimewa, hanya suwiran ayam tepung dan capcay yang rasanya nggak karuan. Kosan, ini yang paling gila. Harganya saingan sama Jakarta! Kos sebulan kok 800 ribuan lebih. What the..

rumah dinas kppn tarakan

rumah dinas kppn tarakan

rumah dinas kppn tarakan

Tapi untungnya sekarang sudah dapat rumah dinas. Enak ya? Alhamdulillah dengan segala kondisi yang ada aku selalu bersyukur, karena aku sih yakin ini semua yang terbaik sebagai pemberian dari Allah SWT. :)
Ada masalah sih sebenarnya. Satu, rumah dinas ini sebenarnya untuk Kasi MSKI. Berhubung kasinya belum ada karena ‘birokrasi’, yah aku dikasih kesempatan untuk menempatinya berdua sama mahdi temanku penempatan di KPPN Tarakan. Pak Rus pelaksana subbag umum yang pegang rumah tangga sudah ngasih informasi, kalau-kalau pak Kasi MSKI datang yah kita berdus mesti out kalau bapaknya berkenan tinggal di rumah itu. Kira-kira sih 4 bulan lagi.

Rumah dinasnya bagus ya? Bagus sih, cuman kotornya itu. Aku juga heran, padahal baru seminggu ditinggal kok sekotor itu tempatnya. Atapnya juga bocor, jadi kalau hujan pasti netes dari atas. Itu sih gampang dan murah biaya perbaikannya. Nah kalau yang bocor dari dalam ini yang mumet. Pipa besi PDAM bocor! Jadi waktu dinyalakan kerannya, airnya muncrat keluar dari bawah plesteran halaman depan rumah. We o we. Berapa ongkos perbaikannya? 800 ribu, itu pun setelah nego yang awalnya sejutaan lebih. Atapnya bagaimana? Aman? Big NO! Padahal Tarakan itu cuacanya susah diprediksi, tidak tergantung musim. Kadang dalam sehari siang panas terik, malam hujan deras, sebaliknya juga.

Yah. Itu lah segelintir awal yang baik, yang masih ada beberapa kenangan berkesan lainnya yang menguji mental untuk pendewasaan diri yang yang yang juga tidak mungkin aku jelaskan secara detail satu per satu. Semoga kedepannya aku tetap diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi semua ini. Apalagi kalau bukan demi terwujudnya cita-cita. Semua butuh perjuang dan pengorbanan bro! :D

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar