2015 Tahun Merintis Masa Depan

Diposting oleh Benny Imantria on Rabu, 31 Desember 2014

Jalanan ramai orang. Swalayan dan pusat perbelanjaan pun demikian. Ada satu hal yang mencolok, banyak orang lebih aktif dan agresi dibanding hari biasanya. Yah, itu memang wajar karena malam ini adalah malam pergantian tahun. Biasanya, orang-orang menyebutnya malam tahun barunan.

Resolusi Tahun 2015

Bagiku ini adalah momen yang tepat untuk mengevaluasi apa yang sudah didapat selama setahun ini. Apa yang baik ditingkatkan, yang belum berhasil dicapai wajib dibenahi. Tapi, ada satu titik penting yang menurutku hanya terjadi di pergantian tahun ini. Apa itu?

Aku merasa jika saat ini hidupku mulai berubah. Aku sudah beranjak dewasa. Aku sudah bisa mencari uang untuk membiayai hidup sendiri, belajar mengenal lingkungan sosial, dan mulai merantau di pulau seberang. Karena itu, aku tidak bisa hidup dengan gaya yang lama. Aku harus bisa mengkondisikan diri dengan keadaanku sekarang, dan yang terpenting untuk masa depan. Jadi, inilah momen yang pas di malam pergantian tahun 2014 ke 2015 untuk mengikrarkan apa yang harus ku gapai.

1. Belajar lebih banyak.
Dua tahun lepas dari bangku kuliah membuat otakku tidak lagi terlatih untuk berpikir dengan baik. Banyak waktu yang ku gunakan untuk hal-hal yang menjauhkanku dari kegiatan belajar akademik. Entah itu bermain game, jalan-jalan, nonton tv dan film, hingga bersenda gurau. Untuk itu, aku perlu mulai aktif membaca agar pikiranku tetap terasah tajam sehingga berguna ketika menyelesaikan permasalahan. Dan prioritasku adalah belajar bahasa inggris.

2. Bijak mengelola uang.
Boros! Selama awal bekerja sebagai PNS di Kemenkeu, aku merasa terlalu mudah dalam mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang tidak terlalu penting. Jumlahnya pun tidak sedikit, banyak, jutaan rupiah. Aku tidak bisa melanjutkan gaya hidup boros seperti itu. Aku harus bijak dalam pengeluaran uang. Aku harus bisa hemat dengan belanja hanya untuk barang yang dibutuhkan, bukan semata-mata yang diinginkan.

3. Mudah bergaul dan bersosialisasi.
Dulu aku orang yang pendiam. Bahkan bisa dibilang aku ini orang yang cenderung introvert, antisosial. Tapi perlahan semua itu berubah dengan masuknya aku dalam dunia perkuliahan dan kerja. Aku mulai secara terbuka mengenal dan berkawan dengan banyak orang. Aku pikir selama beberapa tahun ini hal itu sudah berjalan dengan baik. Tahun depan, semoga langkahku dalam bergaul dan bersosialisasi bisa lebih mudah dan lebih banyak mendapatkan teman.

Malam pergantian tahun tidak boleh dilewatkan dengan hura-hura semata, tetapi juga harus dilakukan evaluasi dan perbaikan demi kualitas hidup kita yang lebih baik di masa depan. Semoga ketiga prioritasku di tahun 2015 tersebut dapat tercapai dengan maksimal. Aamiin..
More about2015 Tahun Merintis Masa Depan

Galeri

Diposting oleh Benny Imantria on Rabu, 19 November 2014

2014

benny imantria
Pegawai baru KPPN Tarakan

2016

benny imantria
Petugas front office Seksi Pencairan Dana KPPN Tarakan
More aboutGaleri

Ketika Orang Tua Bicara Wanita

Diposting oleh Benny Imantria

Malam ini terasa berat. Seolah gunung sudah menimpa dan menindihku. Bagaimana tidak? Satu lebih aku diceramahi soal wanita. Satu jam lebih, nonstop!

perasaanku padamu

Aku bingung ketika ditanya tanggapanku apa. Aku mesti ngomong apa? Aku serasa kekeringan bahan. Habis sudah.

Hingga pada sebuah akhir pembicaraan orang tuaku seakan pasrah dan menyerahkan segala keputusan wanita kepadaku. Sepenuhnya! Entah itu baik atau buruk, beliau menerimanya karena semua dari aku yang memilih dan aku pula yang wajib mempertanggungjawabkannya.

Berat memang. Tapi yah inilah yang ku anggap sebagai salah satu proses pendewasaan diri. Aku sadar jika aku lemah ketika berhadapan dengan wanita. Bukannya gimana, serasa aku mati langkah harus berbuat apa. Untuk itu, kuatkanlah aku Ya Allah. Bimbinglah aku agar selalu di jalanMu dan senantiasa mendapatkan hasil yang terbaik.

Terima kasih bapak dan ibu atas nasehat dan ‘tamparan’nya. Aku serasa terbangun dari tidur panjang. Semoga aku bisa menjadi seperti apa yang kalian inginkan, menjadi apa yang seharusnya aku jalani, menjadi lelaki yang sebenar-benarnya laki! Aamiin..
More aboutKetika Orang Tua Bicara Wanita

Nonton Film Bareng Di Kantor

Diposting oleh Benny Imantria on Minggu, 16 November 2014

Tarakan itu kotanya ramai. Bahkan kalau boleh aku ungkapkan, Tarakan itu seperti Singapuranya Kalimantan. Kenapa tidak? PADnya besar, kotanya bersih, ketertibannya bagus, dan sarana prasarananya mumpuni. Itu semua karena Tarakan adalah tempat transit bagi orang-orang yang hendak ke kabupaten lain di Kalimantan Utara sehingga pendapatan dari sektor jasanya begitu besar.

Tapi entah kenapa di tempat yang penuh uang ini tidak dibangun gedung bioskop. KFC? Ada. Swissbell Hotel? Ada. Tempat hiburan malam? Banyak. Swalayan? Ramayana. Apalagi?

Karena itulah untuk mengobati rasa kangen nonton film di bioskop dan untuk mempererat kekeluargaan di antara pegawai, aku sering mengadakan acara nonton film bareng di kantor setiap akhir pekan, entah itu Jumat malam atau Sabtu malam minggu.

Acara nonton bareng di kantor ini pun aku rasa cukup greget meski tidak banyak yang berpartisipasi. Itu karena didukung oleh sarana dan prasarana yang cukup berkualitas. Dari segi kualitas film, aku selalu mengupayakan film hasil download di Ganool dengan kualitas BluRayRip 1080p. Meski ukuran filenya besar, satu film berdurasi 2,5 jam bisa berukuran 2 GB, tapi tampilan grafiknya benar-benar bening dan bening sekali. Mantap lah.  Untuk audio, kebetulan aku bawa Speaker aktif simbadda CST 2500N dengan output RMS 45W yang cukup bagus untuk menghasilkan suara bening dan menggelegar memenuhi ruang TLC KPPN Tarakan. Pada bagian visual, aku pinjam lcd proyektor milik kantor merk casio yang mampu menghasilkan video dengan kualitas sama beningnya dengan kualitas sumber.

perlengkapan nonton film bareng

Acara nonton film bareng ini biasanya hanya diikuti oleh beberapa orang saja. Biasanya pak ais kasi bank yang sering datang ke kantor di malam hari. Ada mas tri pegawai seksi pencairan dana yang sering nginap di kantor. Untuk pegawai honor, mas habel satpam kantor selalu ikut karena jadwal nonton bareng ini selalu aku agendakan setiap kali dia tugas. Kenapa? Karena masnya ini rupanya hobi nonton film, jadi enak lah ada teman yang nyambung. Kadang aku juga mengajak mas roy sopir kantor untuk ikut nonton film bareng-bareng. Pegawai lainnya? Setiap aku tawari mereka sering menolak. Hahaha..

Film yang kami tonton pun kebanyak film box office karena ada beberapa pertimbangan. Pertama karena film box office umumnya banyak diikuti oleh orang, sehingga masing-masing dari kami setidaknya tahu apa isi film yang ditonton. Kedua, aman dari adegan pornografi. Ketiga, ratingnya tinggi sehingga film tersebut memang berkualitas dan layak ditonton. Keempat, mudah dicari file film dan subtittlenya di internet. Genre filmnya pun aku batasi untuk genre film action dan science fiction. Kenapa? Karena kedua genre film itu mampu menghasilkan dentuman suara bass yang keras sehingga seolah-olah menyamai suasanya di bioskop. Selain itu, filmnya juga tidak membosankan layaknya film drama atau romance. Hahaha..
More aboutNonton Film Bareng Di Kantor

Dialah Teman Dekatku

Diposting oleh Benny Imantria on Sabtu, 08 November 2014

Pacar? Bukan. Teman PDKT? Bukan juga. Atau sudah istri? Itu juga bukan.
Dia itu barang, wujudnya motor bebek roda dua. Walau motor, tapi sudah ku anggap seperti bagian penting dalam hidupku saat ini. Kok bisa?

motor benny imantria

Kemanapun aku mau pergi, dia selalu ada untuk menemani. Tidak peduli siang atau malam, panas atau hujan, bersih atau kotor, lelah atau tidak, kemanapun aku mau dia selalu siap dan selalu ada. Enak kan?

motor benny imantria

motor benny imantria

Kesetiaannya itu lho yang, beuuh.. Tiada duanya. Mantap!
Tidak ada ruginya mendatangkan dia jauh-jauh dari rumah di Jawa. Me-mu-as-kan!
Semoga kebersamaan kami bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Semoga kamu gak rewel sakit-sakitan ya dek. Hehe..
More aboutDialah Teman Dekatku

Juara Umum Olahraga Hari Oeang Ke-68

Diposting oleh Benny Imantria on Minggu, 02 November 2014

Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Mungkin itulah semangat yang digunakan dalam pelaksanaan pertandingan olahraga sebagai peringatan Hari Oeang Ke-68 di Tarakan. Ketika bertanding penuh semangat dan tubuh menjadi sehat, diharapkan akan membentuk mental kepribadian tangguh dalam menopang rutinitas pekerjaan kantor sehari-hari.

benny imantria

Beberapa instansi vertikal eselon I Kementerian Keuangan dan bank di Tarakan berpartisipasi dalam acara ini. KPPN Tarakan, KPP Tarakan, KPP Tanjung Redeb, KPKNL Tarakan, KPPBC Tarakan, BRI Tarakan, dan Mandiri Tarakan ikut meramaikan acara yang digelar setahun sekali ini. Tampak suasana keakraban dan sportifitas dalam setiap pertandingan yang dijalankan, karena sejatinya acara ini diadakan bukan semata-mata untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan  sebuah wadah yang dapat mempererat sinergi antar instansi di Kementerian Keuangan.

Cabang olahraga yang dipertandingkan ada 4.

Pertandingan
Jadwal
Tuan Rumah
Juara I
Juara Umum
Tenis meja
Rabu, 22-10-2014
KPPN Tarakan
KPPN Tarakan
KPPN Tarakan
Futsal
Kamis, 23-10-2014
Selasa, 28-10-2014
KPP Tarakan
BRI Tarakan
Bola Voli
Jumat, 24-10-2014
KPPBC Tarakan
KPPN Tarakan
Bulu Tangkis
Sabtu, 25-10-2014
KPKNL Tarakan
KPP Tanjung Redeb


Dalam pertandingan itu KPPN Tarakan berhasil menjadi juara umum dengan perolehan 2x juara I dan 1x juara 3.

Meskipun aku sendiri tidak banyak berkontribusi, tapi teriakan-teriakanku cukuplah untuk memompa semangat pegawai senior yang bertanding. Hehehe..
Aku sendiri turun di cabang futsal dan bulu tangkis. Hasilnya? Masih mengecewakan, semuanya kalah telak. Huahaha..

Semoga acara ini memang memiliki banyak manfaat dan tahun depan KPPN Tarakan dapat mempertahankan gelar juara umumnya dengan memperoleh kemenangan yang lebih banyak. Aamiin..

Selamat Hari Oeang Ke-68.
More aboutJuara Umum Olahraga Hari Oeang Ke-68

Nabung Untuk Bekal Masa Depan

Diposting oleh Benny Imantria on Selasa, 14 Oktober 2014

Hemat pangkal kaya. Itu adalah salah satu peribahasa populer yang sudah banyak dikenal orang sejak lama. Apa isi kandungan peribahasa tadi benar? Aku pikir iya. Dengan menyisihkan sebagian pendapatan, maka kita akan  punya bekal yang terakumulasi dan bisa dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu di masa mendatang. Nah, bekal terakumulasi itu yang secara sadar atau tidak menambah status kekayaan kita toh?

tabungan benny

Dari konsep di atas, aku juga ingin menerapkannya. Yah, namanya juga PNS. Penghasilannya tetap, tidak bisa menambah dan memaksimalkan pendapatan sesuka hati layaknya wirausahawan. So, jalan satu-satunya ya meminimalkan pengeluaran dan pandai-pandai manajemen keuangan. Aku nggak mau foya-foya di masa muda di saat semua terasa ringan tanpa beban, tapi nanti terjerumus saat tua karena jeleknya perencanaan.

Mumpung masih nih, ya aku berusaha bagaimana sisa uang gaji ini bermanfaat semaksimal mungkin. Enaknya diapakan? Investasi? Investasi apa? Di Tarakan sini aku tidak punya kenalan rekan bisnis satu pun. Memang sih investasi itu hasilnya besar, tapi ya itu, kan didesain untuk jangka waktu lama. Itu terlalu kaku karena aku bisa saja butuh uangku sewaktu-waktu. Jadi, aku putuskan untuk menyisihkan sebagian pendapatan agar ditabung saja.

Nabungnya di mana? Ya di bank lah, koperasi jarang di sini. Bank mana maksudnya? Jadi ceritanya aku punya dua rekening bank. Satu Mandiri, satu BRI. Kalau BRI ini aku gunakan untuk rekening transit. Maksudnya, ketika semua take home pay ditransfer ke BRI, uang operasional bulanan langsung kutarik tunai dan alokasi uang tabungan ku transfer ke rekening Mandiri. Untuk jaga-jaga adanya keperluang penting dan mendadak, tiap bulannya ada uang cadangan yang tetap nampang di saldo BRI. Khusus untuk Mandiri, selain tabungan rupiah aku juga menempatkan sebagian uang di deposito berjangka dan Mandiri tabungan rencana.

So, berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian juga bisa dijadikan filosofi dari acara nabung menabung ini. Semoga niat baik itu terjawab dengan hasil yang memuaskan yah. Dan yang paling penting tetap mendapat berkah dari Allah SWT meski masih ada imbal jasa bunga yang identik dengan riba.

Ngomong-ngomong untuk apa sih tujuan sebenarnya nabung ini? Dalam waktu paling dekat jelas untuk biaya berkeluarga setelah nikah. Setelah itu biaya anak dan keluarga besar. Kalau pendidikan? Aku selalu berusaha, berdoa, dan berharap untuk mendapatkan beasisiwa. Aamiin! Selain mempunyai prestise, beasiswa kan juga mempercepat untuk mendapatkan jabatan. Aamiin! Sehingga, uang yang semestinya untuk dana pendidikan bisa dialihkan untuk kepentingan yang lainnya. Hehehe..

Semoga semuanya berjalan lancar. Aamiin..
More aboutNabung Untuk Bekal Masa Depan

Buah Di Jumat Malam

Diposting oleh Benny Imantria on Senin, 29 September 2014

Malam itu hari Jumat. Akhir pekan setelah 5 hari kerja bergelut dengan kebosanan di kantor, aku memutuskan untuk jalan-jalan santai di malam harinya guna melepas penat. Suasana Kota Tarakan di malam hari sangat ramai, apalagi di pusat kotanya. Kesempatan itu juga aku gunakan untuk menghafalkan beberapa tempat penting, sehingga apabila suatu saat ada keperluan aku akan mudah mencarinya.


Jalan, jalan, jalan sambil menikmati dinginnya udara malam aku terus memacu si adek motor kesayanganku menelusuri jalanan pusat kota. Entah kenapa, saat di Jalan Yos Sudarso perhatianku tiba-tiba tertuju pada kumpulan penjual buah di tepi jalan. Awalku ku pikir itu Durian dan Nangka. Tapi aku salah, ternyata tidak demikian.





Buah yang mirip Durian itu mereka sebut Elai, sedangkan yang mirip Nangka namanya Cempedak. Daripada penasaran, aku memutuskan untuk membelinya. Rasanya? Nyam nyam nyaam miriplah dengan keduanya. Harga Elai ukuran sedang Rp15.000,00, sedangkan Cempedak ukuran kecil hanya Rp5.000,00. Secara pribadi aku lebih suka Elai karena rasanya yang gurih, manis, dan praktis untuk dimakan.
More aboutBuah Di Jumat Malam

Awal Yang Indah

Diposting oleh Benny Imantria on Sabtu, 20 September 2014

Hari ini Selasa malam, jam 7 malam lebih 5 menit. Sambil mendengarkan musik mengejar surga nyanyian 3 semprul aku menulis unek-unek ini. Kok unek-unek sih? Iya, karena isinya yang sebagian besar masalah. Apa aku sedang mengeluh? Bukan, hanya berusaha rileks melepaskan penat lewat tulisan. Namanya juga manusia. Haha..

Apa sih masalahnya? Tarakan biaya hidupnya mahal. Sangat mahal. Apa iya sih beli aqua sampai 38 ribu? Di Jawa sana cuman 14 ribu loh. Bensin eceran 10 ribu. Makan pertama sama bapak habis 80 ribu untuk dua porsi. Padahal yah menunya tidak ada yang istimewa, hanya suwiran ayam tepung dan capcay yang rasanya nggak karuan. Kosan, ini yang paling gila. Harganya saingan sama Jakarta! Kos sebulan kok 800 ribuan lebih. What the..

rumah dinas kppn tarakan

rumah dinas kppn tarakan

rumah dinas kppn tarakan

Tapi untungnya sekarang sudah dapat rumah dinas. Enak ya? Alhamdulillah dengan segala kondisi yang ada aku selalu bersyukur, karena aku sih yakin ini semua yang terbaik sebagai pemberian dari Allah SWT. :)
Ada masalah sih sebenarnya. Satu, rumah dinas ini sebenarnya untuk Kasi MSKI. Berhubung kasinya belum ada karena ‘birokrasi’, yah aku dikasih kesempatan untuk menempatinya berdua sama mahdi temanku penempatan di KPPN Tarakan. Pak Rus pelaksana subbag umum yang pegang rumah tangga sudah ngasih informasi, kalau-kalau pak Kasi MSKI datang yah kita berdus mesti out kalau bapaknya berkenan tinggal di rumah itu. Kira-kira sih 4 bulan lagi.

Rumah dinasnya bagus ya? Bagus sih, cuman kotornya itu. Aku juga heran, padahal baru seminggu ditinggal kok sekotor itu tempatnya. Atapnya juga bocor, jadi kalau hujan pasti netes dari atas. Itu sih gampang dan murah biaya perbaikannya. Nah kalau yang bocor dari dalam ini yang mumet. Pipa besi PDAM bocor! Jadi waktu dinyalakan kerannya, airnya muncrat keluar dari bawah plesteran halaman depan rumah. We o we. Berapa ongkos perbaikannya? 800 ribu, itu pun setelah nego yang awalnya sejutaan lebih. Atapnya bagaimana? Aman? Big NO! Padahal Tarakan itu cuacanya susah diprediksi, tidak tergantung musim. Kadang dalam sehari siang panas terik, malam hujan deras, sebaliknya juga.

Yah. Itu lah segelintir awal yang baik, yang masih ada beberapa kenangan berkesan lainnya yang menguji mental untuk pendewasaan diri yang yang yang juga tidak mungkin aku jelaskan secara detail satu per satu. Semoga kedepannya aku tetap diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi semua ini. Apalagi kalau bukan demi terwujudnya cita-cita. Semua butuh perjuang dan pengorbanan bro! :D
More aboutAwal Yang Indah

Awal Merantau Kerja

Diposting oleh Benny Imantria on Jumat, 12 September 2014

Sejak 2009 aku sudah merantau ke Jakarta, tetapi untuk kuliah. Hari ini, aku akan merantau lagi. Bedanya, aku merantau bukan lagi untuk kuliah, tetapi kerja di Tarakan. Meski sudah terbiasa merantau, entah kenapa perantauan kali ini terasa beda. Rasanya berat meninggalkan yang ada saat ini. Tapi, itu semua tidak boleh menjadi halangan karena aku yakin dengan jika inilah jalan awal untuk menggapai cita-citaku.

barang bawaan

Dengan mengucapkan kalimat bismillahirrahmanirrahim, ku niatkan langkahku dalam perantauan ini untuk berusaha semaksimal mungkin demi terwujudnya cita-cita. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ridha demi kemudahan dan keberhasilan. Aamiin..

12:52 WIB
Demak, 12 September 2014
BENNY IMANTRIA
More aboutAwal Merantau Kerja

Dufan, The Last Trip at Jakarta 2014

Diposting oleh Benny Imantria on Rabu, 27 Agustus 2014

Yap, akhirnya penantian panjang penempatan pun berakhir setelah pengumuman SK Mutasi pegawai tiba. Senang? Iya. Sedih? Iya juga. Haha..

benny imantria and friends

Apa yang ku lakukan untuk mengusir jauh-jauh kesedihan dan kepenatan itu? Liburan! Dan pada akhirnya aku dan beberapa teman memutuskan untuk pergi ke dufan. Bisa dibilang, ini adalah liburan sekaligus ajang kumpul-kumpul terakhir kami di Jakarta. Tapi, worth it lah dengan biaya dan moment nya.

harga tiket dan jam operasional dufan 2014

Ngomong-ngomong, wahana apa saja ya yang berhasil aku ‘naiki’ ? Karena kami pergi di hari Senin yang pengunjungnya agak sepi, ada cukup banyak wahana yang berhasil dicoba. Ice age, halilintar, arung jeram, ontang-anting, happy feet, kora-kora, bombom car, tornado, kicir-kicir, rumah kaca, rumah miring, niagara-gara, dan hysteria. Mana yang paling seru? HYSTERIA! Hentakan pertama itu lho yang naik ke atas, masya allah..

benny imantria di wahana hysteria

benny imantria

Mantap!
More aboutDufan, The Last Trip at Jakarta 2014

Bye Bye Mangga Dua Mall

Diposting oleh Benny Imantria on Minggu, 24 Agustus 2014

Hari itu, Sabtu 23 Agustus 2014 aku dan keempat teman sepakat untuk pergi ke mangga dua mall. Niatnya macam-macam, ada yang ingin beli harddisk eksternal, baterai laptop, joystick, power bank, dsb. Aku? Seperti biasa hanya mengantar mereka. Bagiku jalan ke mall itu tidak harus beli barang, yang terpenting itu ya jalan-jalannya. Haha..

mangga dua mall

Mayoritas teman membeli barang incarannya di enterkomputer. Bagi kami toko ini sudah tidak asing lagi, karena terkenal dengan kelengkapan barang dan harganya yang bersaing. Enterkomputer sebenarnya juga membuka online shop, tapi entah kenapa kami terutama aku lebih senang jika membeli barang di sana secara langsung. Selain bisa diuji coba dan dibongkar pasang oleh teknisi, mungkin karena kami bisa sekalian memandangi gadis-gadis amoy (tiongkok) cantik-cantik nan putiiiih yang sedang lewat. Heuheuheu..

enterkomputer

Sampai jumpa lagi mangga dua mall. Kau sudah memberikan kenangan untuk 11 bulanku di Jakarta, terima kasih.
More aboutBye Bye Mangga Dua Mall

Pos Pertama

Diposting oleh Benny Imantria on Jumat, 22 Agustus 2014

Alhamdulillah blog sudah jadi!
Dibuat dalam waktu sekitar 2 jam, meliputi pembuatan blog, sewa domain, dan sinkronisasi nama domain terhadap blog. Terima kasih ku sampaikan kepada IDwebhost, KPPN khusus Pinjaman dan Hibah, dan lain-lainnya.
Happy Blogging..
More aboutPos Pertama

Profil

Diposting oleh Benny Imantria

Nama : Benny Imantria
TTL : Jepara, 08 Oktober 1991
Agama : Islam
Status : Belum Kawin
Hobi : Membaca buku bertema pengembangan diri, menulis di blog, berimajinasi, menonton film, mendengarkan musik, mengunjungi tempat baru, browsing internet
Pekerjaan : PNS di KPPN Tarakan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Olahraga favorit : Sepak bola, futsal, badminton, tenis meja
Klub olahraga favorit : Manchester United FC, AS Roma, Valencia CF, Urawa Red Diamonds
Olahragawan favorit : Cristiano Ronaldo
Tokoh dunia favorit : Genghis Khan, Gajah Mada, Sultan Muhammad Al-Fatih, Zhao Zilong, Soekarno, Albert Einstein
Film favorit : The Raid, The Lord of the Rings Trilogy, Pirates of the Caribbean, Transformers, The Fast and the Furious, Rurouni Kenshin Trilogy
Musik favorit : Linkin Park, Good Charlotte, Lenka, Taylor Swift

Makanan favorit : Capcay, nasi ruwet/mawut, ayam bakar
Minuman favorit : Es blewah, es kelapa muda
Buah favorit : Kurma, durian, melon, semangka
Cemilan favorit : Kue bulan, terang bulan, kue moci, nopia, geplak

Hal yang disukai : Kesetiaan
Hal yang dibenci : pengkhianatan
Motto hidup : Sebaik-baiknya hidup adalah hidup yang bermanfaat bagi orang lain

Riwayat Pendidikan :
TK Kartini Mijen, Demak (1995 s.d. 1997)
SD Negeri 02 Mijen, Demak (1997 s.d. 2003)
SMP Negeri 01 Welahan, Jepara (2003 s.d. 2006)
SMA Negeri 01 Demak (2006 s.d. 2009)
-Jurusan IPA
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (2009 s.d. 2012)
-Spesialisasi Kebendaharaan Negara

Riwayat Kerja :
KPPN Tarakan
-Pelaksana Kepegawaian Subbagian Umum (15 September 2014 s.d. 31 Januari 2015)
-Pelaksana Validasi front office Seksi Pencairan Dana (01 Februari 2015 s.d. sekarang)

More aboutProfil

Kontak

Diposting oleh Benny Imantria

More aboutKontak